Analisis Hadis Tematik Tentang Perdagangan Satwa Liar: Etika Lingkungan, Pencegahan Kerusakan, Perlindungan Makhluk Hidup
Keywords:
Perdagangan Satwa Liar, Hadis Tematik, Etika Lingkungan, Kesejahteraan Hewan., Wildlife Trade, Thematic Hadith, Environmental Ethics, Animal Welfare.Abstract
Abstract
Wildlife trade is an ecological, legal, and public-ethics problem that has intensified with digital marketplaces. This study aimed to formulate a hadith-based ethical framework, via thematic hadith analysis, for assessing wildlife trade in Indonesia. A qualitative library-research design was used with a mawdu‘i approach: relevant hadiths were compiled, authenticity was briefly checked, subthemes were classified, and meanings were synthesized, and was contextualized using recent Indonesian empirical studies. Findings indicated three ethical pillars: stewardship as a trust and ecological balance, prevention of harm (fasad) as a governance principle, and rahmah as a basis for animal welfare. Two foundational hadiths “the world is sweet and green” and “in every living being there is reward” were interpreted as moral constraints on economies that normalize animal suffering. The study concluded that public literacy, policy design, and law enforcement should be integrated to curb illegal trade, while empirical validation across supply chains and online platforms remains needed.
Abstrak
Perdagangan satwa liar merupakan persoalan ekologis, hukum, dan etika publik yang semakin kompleks seiring perluasan pasar digital. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan kerangka etika berbasis kajian hadis tematik untuk menilai praktik perdagangan satwa liar dalam konteks Indonesia. Penelitian menggunakan desain kualitatif berbasis kepustakaan dengan pendekatan mawdu’i, yaitu menghimpun hadis-hadis terkait lingkungan dan perlindungan hewan, menilai kualitasnya secara ringkas, mengelompokkan subtema, dan menyusun sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan tiga poros etika: amanah pengelolaan alam dan penjagaan keseimbangan, pencegahan kerusakan (fasād) sebagai prinsip tata kelola, serta rahmah kepada makhluk hidup sebagai dasar kesejahteraan hewan. Dua hadis fondasional “dunia manis dan hijau” dan “pada setiap yang bernyawa ada pahala” memberi batas moral bagi ekonomi yang menormalisasi penderitaan satwa. Kesimpulan menegaskan perlunya integrasi literasi publik, kebijakan, dan penegakan hukum berbasis nilai untuk menekan perdagangan ilegal. Kerangka ini menawarkan rujukan normatif bagi edukasi, advokasi, dan desain intervensi, namun memerlukan verifikasi empiris pada rantai pasok dan platform daring.
Downloads
References
Drake, Susa Anggriawan, A. (2024). Penegakan hukum terhadap perdagangan satwa liar dilindungi di Kota Batu: Suatu pendekatan hukum. Esensi Hukum, 6(2). https://doi.org/10.35586/esensihukum.v6i2.386
Anam, M. K. (2020). The concept of environmentalism in the Qur’an perspective of Tafsir Al-Misbah. Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 3(2), 199–220. https://doi.org/10.33511/alfanar.v3n2.199-220
Bashyroh, I., & Mahmud, A. (2021). Keseimbangan ekologis: Manusia dan lingkungan dalam Tafsir Al-Misbah. Suhuf, 14(2), 303–324. https://doi.org/10.22548/shf.v14i2.666
Fitri, R., & Kamrullah, M. (2023). Perdagangan ilegal satwa dilindungi berbasis online melalui media sosial Facebook ditinjau dari teori green criminology. Anomie, 5(3).
Anggriawan, F. (2024). Penegakan hukum perdagangan satwa liar (hewan kukang) di wilayah Kota Batu. Esensi Hukum, 6 (2), 75–87. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v6i2.418
Faizal, Rahman R., A., & Abidin, Z. (2025). Analisis pemikiran Prof Ali Yafie terhadap pengelolaan ekologi berkelanjutan melalui prinsip hifz al bī'ah. Tahkim, XXI (2), 219–241.
Oktaviona, Muhsin, M., & Rosyadi, S. (2025). Kasih sayang manusia terhadap hewan peliharaan: Studi hadis tematik. Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, 2 (2), 115–128. https://doi.org/10.59841/tadhkirah.v2i2.141
Putra, A., & Zakiyah. (2024). Kasih sayang terhadap hewan dalam perspektif hadis. Jurnal Literasiologi Literasi Kita Indonesia, 12 (5), 261–277.
Qardlawi, SAYA (2023). Prinsip berinteraksi dengan lingkungan dalam perspektif Al-Qur'an dan hadis. Jurnal Studi Ilmu Quran dan Hadis (SIQAH), 1 (1), 81–94.
Amelia, F., Azmi, MU, Mushaffa, A., Islam, MT, & Ikmah, AD (2025). Kodifikasi hadis Imam Bukhari: Pendekatan historis terhadap metode penyusunan dan kontribusi dalam ulumul hadis . Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 9677–9689.
Binasdevi, M., & Armizi. (2020). Metodologi Imam Al-Bukhari dalam menentukan cacat sebuah hadis pada Kitab At-Tarikh Al-Kabir jilid II . Jurnal Al-Aulia, 6(1), 52–.
Kholilurrahman, A., & Sholihin, M. (2024). Metode induksi dalam penelitian hadis (Analisis terhadap kriteria keabsahan dan kelemahan hadis) . Al-Hasyimi: Jurnal Ilmu Hadis, 1(1), 1–11.
Kriteria Ittisal al-Sanad Menurut Imam Bukhari dalam Validitas Hadis. (2023). TAHDIS: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis .
Oktaviona, Muhsin, M., & Rosyadi, S. (2025). Kasih sayang manusia terhadap hewan peliharaan: Studi hadis tematik . Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, 2(2), 115–128.
Putra, A., & Zakiyah. (2024). Kasih sayang terhadap hewan dalam perspektif hadis . Literasiologi: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam , 12(5), 397–406.
Rahman, H., Hsb, IP, & Sulastri, MF (2025). Metodologi penelitian hadis: Antara kritik sanad dan matan . Amsal Al-Qur'an: Jurnal Al-Qur'an dan Hadis, 2(2), 233–246.
Saifuddin. (2024). Flora dan fauna perspektif hadis: Kajian fiqh al-hadis dan urgensi konservasi alam . JALIF: Jurnal Sastra Arab dan Kajian Islam, 4(2), 149–164.
Satya, IGSR, & Mahendrayana, IMDD (2023). Perlindungan terhadap kesejahteraan hewan menurut hukum positif di Indonesia . Jurnal Kertha Semaya, 11(4), 762–77
Anam, MS (2020). Konsep environmentisme dalam Al-Qur'an (Studi Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab). Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 3 (1), 41–56. https://doi.org/10.33511/alfanar.v3n1.41-56
Bashyroh, U., & Mahmud, A. (2021). Keseimbangan ekologis dalam Tafsir Al-Misbah (Studi analitik peran manusia terhadap lingkungan). SUHUF .
Hermanto, A. (2021). Fikih ekologi . CV. Literasi Nusantara Abadi.
Khoir, M., & Alif, M. (2025). Penerapan studi hadis tematik tentang alam dan ilmu pengetahuan. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2 (2), 153–161. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i2.938
Lutfiyah, SK, & Kurjum, M. (2024). Analisis hadis tentang ekoteologi dan relevansinya dalam membangun kesadaran lingkungan melalui pendidikan sekolah alam. Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11 (3), 270–280.
Mubarok, A. (2022). Kelestarian lingkungan dalam Al-Qur'an: Analisis pemikiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah.
Ferry Anggriawan . “Penegakan Hukum Perdagangan Satwa Liar (Hewan Kukang) Di Wilayah Kota Batu.” Jurnal ESENSI HUKUM 6, no. 2 (2024).
Budi Febriani , dan Siti Maryam . “Takhrij Hadis Tematik tentang Kebersihan: Studi Analisis Hadis dalam Perspektif Kesalehan Individual dan Sosial.” Hikmah (2025).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan . Penyelamatan Satwa Liar Hidup: Temuan, Sitaan, dan Rampasan Hasil Penegakan Hukum . Bogor: Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM LHK, 2024.
Khoirudin, Teep Ransanoi, Wieke Dewi Suryandari, Lamijan, dan Irfan Rizky Hutomo. “Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Perburuan Satwa yang Dilindungi di Indonesia.” JPeHI (Jurnal Penelitian Hukum Indonesia) 6, no. 1 (2025).
Winda Sari . “Hadis dan Etika Lingkungan: Panduan Islam Menjaga dalam Keberlanjutan Alam.” Akademisi Masa Depan 2, tidak. 3 (2024): 218–229.
Agus Hermanto . Fikih Ekologi . Malang: Literasi Nusantara Abadi, 2021.
Wulan. “Menjaga Keseimbangan Ekosistem: Analisis Konsep Hifz al-Bi'ah Menurut Ali Yafie.” Tahkim XXI, no. 1 (2025): 89–10
Kamala, A. (2025). Konsep dasar dan transformasi historis studi hadis tematik: Urgensi, tipologi, dan pendekatan. Jurnal Ulumul Hadis, 6(1).
Koyyimah, A. (2024). Pemikiran Ali Yafie tentang lingkungan hidup dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 6(1).
Lutfiyah, S. K., & Kurjum, M. (2024). Analisis hadis tentang ekoteologi dan relevansinya dalam membangun kesadaran lingkungan melalui pendidikan sekolah alam. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 270–280. https://doi.org/10.30599/jpia.v11i3.3858
Mubarok, A. (2022). Kelestarian lingkungan dalam Al-Qur’an: Analisis pemikiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah. Hikmah, 19(2).
Nainupu, S. A., Purnama, M. M. E., Pramatana, F., Soimin, M., & Hidayat, O. (2025). Wildlife trade in East Nusa Tenggara Province based on Facebook social media groups. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 31(3), 274–286. https://doi.org/10.7226/jtfm.31.3.274
Nurfadjri, R., & Zahidi, M. S. (2024). Pengaturan ekspor satwa dan tumbuhan dilindungi dalam perspektif hukum nasional dan kewajiban internasional. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 50(1), 40–58. https://doi.org/10.33701/JIPWP.V50I1.4033
Putra, A., & Zakiyah. (2024). Kasih sayang terhadap hewan dalam perspektif hadis. Jurnal Literasiologi, 12(5). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4 n M., and Joanne L. Reid. “21st Century Competencies in Light of the History of Integrated Curriculum.” Frontiers in Education 5 (July 14, 2020): 1–10. https://doi.org/10.3389/feduc.2020.00122.
Fuad, A. Jauhar. Wawancara. Interview by Zaenal Arifin, April 21, 2021.
Ghofur, Abd, Joel C. Kuipers, and Askuri. “Instructional Design: Multi-Site Study of the Integration of Islam in Science Teaching in Java, Indonesia.” Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) 4, no. 1 (June 29, 2021): 70–84. https://doi.org/10.33367/ijies.v4i1.1652.
Klein, Julie Thompson. “Learning in Transdisciplinary Collaborations: A Conceptual Vocabulary.” In Transdisciplinary Theory, Practice and Education: The Art of Collaborative Research and Collective Learning, edited by Dena Fam, Linda Neuhauser, and Paul Gibbs. Cham: Springer International Publishing, 2018. https://doi.org/10.1007/978-3-319-93743-4.
Qomar, Mujamil. Pendidikan Islam Multidisipliner, Interdisipliner, dan Transdisipliner. Malang: Madani Media, 2020.
Rabasa, Angel. “Islamic Education in Southeast Asia.” Hudson Institute, September 12, 2005. http://www.hudson.org/research/9814-islamic-education-in-southeast-asia.
Vorobyova, I. V., and O. V. Kruzhkova. “Student Vandalism as Spontaneous Risk-Communication in the Context of Digitalization,” 82–86. Atlantis Press, 2020. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200509.016.
Zahid, Reza Ahmad. “Keberagamaan Kaum Waria: Studi Kehidupan Beragama Kaum Waria Di Kota Kediri.” PhD. Dissertation, UIN Sunan Ampel, 2020. http://digilib.uinsby.ac.id/45378/.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ma'rifatuna: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/u886421367/domains/ejournal.merivamedia.com/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

