Konsep Abbun dan Wālīdun Dalam Al-Qur'an: Korelasi dengan Pendidikan Karakter Anak

Authors

  • Wahyu Seprianto, Deki Adi Ridho Anggara Universita Darussalam Gontor Ponorogo, Indonesia Author
  • Muhammad Shofwan Mutaqqin, Iqbal Hidayah Universita Darussalam Gontor Ponorogo, Indonesia Author

Keywords:

Abbun, Waliddun, Al-Qur'an, Character Education, morals, Abbun, Waliddun, Al-Qur'an, Pendidikan Karakter, akhlak

Abstract

Abstract

Abstract This study examines the conceptual differences between the terms abbun and walid in the Qur'an and their correlation with children's character education. The term abbun is mentioned 108 times, while walid is mentioned 22 times in the Qur'an, indicating a significant functional difference. Using library research with a thematic interpretation approach, this study analyzes the meanings of these two terms through various classical interpretation books such as Tafsir Ibnu Katsir, Mafatih al-Ghaib, al-Kasysyaf, and Tafsir al-Misbah. The results show that ab does not only mean biological father, but emphasizes the dimensions of responsibility, guidance, family leadership, and educational roles that include grandfathers, uncles, or teachers. Meanwhile, walid emphasizes the biological aspect with an emphasis on affection, respect, and the child's moral responsibility towards parents. The correlation between the two in children's character education includes the values of patience, monotheism, religiosity, respect, and spiritual awareness. This research contributes to understanding the concept of holistic family-based Islamic education, where the father acts as both an educator (abbun) and a provider of affection (wālīdun), creating a balance between spiritual, emotional, and social education to shape a generation with strong character amid the challenges of modernity.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji perbedaan konseptual antara lafaz abbun dan walid dalam Al-Qur'an serta korelasinya dengan pendidikan karakter anak. Lafaz abbun disebutkan 108 kali sedangkan walid disebutkan 22 kali dalam Al-Qur'an, menunjukkan perbedaan fungsional yang signifikan. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (mawū‘ī), penelitian ini menganalisis makna kedua lafaz tersebut melalui berbagai kitab tafsir klasik seperti Tafsir Ibnu Katsir, Mafatih al-Ghaib, al-Kasysyaf, dan Tafsir al-Misbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ab tidak hanya bermakna ayah kandung secara biologis, tetapi menekankan dimensi tanggung jawab, pembinaan, kepemimpinan keluarga, dan peran edukatif yang mencakup kakek, paman, atau guru. Sementara walid menegaskan aspek biologis dengan penekanan pada kasih sayang, rasa hormat, dan tanggung jawab moral anak terhadap orang tua. Korelasi keduanya dalam pendidikan karakter anak meliputi nilai-nilai kesabaran, tauhid, religiusitas, rasa hormat, dan kesadaran spiritual. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami konsep pendidikan Islam berbasis keluarga yang holistik, di mana ayah berperan sebagai pendidik (abbun) sekaligus pemberi kasih sayang (wālīdun), menciptakan keseimbangan antara pendidikan spiritual, emosional, dan sosial untuk membentuk generasi berkarakter kuat di tengah tantangan modernitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abuddin Nata. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana, n.d.

Baidan, Nashruddin, and Erwati Aziz. Metodologi Khusus Penelitian Tafsir. 1st ed. Yogyakarta: Institut Agama Islam Negeri Surakarta, 2015.

Iba, Zainuddin, and Aditya Wardhana. Metode Penelitian, 2023.

imam Asy-Syuyuthi. ASBABUN NUZUL Sebab-Sebab Turunnya Al-Quran. Pustaka Al-Kautsar, 2014.

John W. Crewell. Research Design. SAGE Publications, Inc., n.d. Los Angeles.

M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah (Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Quran). Jakarta: Lentera Hati, 2000.

Shihab, M.Quraish. Pesan,Kesan Dan Keserasian Al-Quran. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: CV. ALFABETA, 2013.

الأصفهاني, الراغب. المفردات في غريب القرآن. مكتبة نزار مصطفى البانة,1961 م.

———. مفردات الفاظ القران. بيروت: دار الشامية,1961 م.

الحمل, حسن عز الدين. معجم و تفسير لغوي لكلمات القران. الرياض: مكتبة الملك فهد الوطنية أثناء النشر,2004 م.

الفرماوي, عبد الحي. موسوعة التفسير الموضوعي. القاهرة: جامعة الأهر, 1977 م

النيسابوري, أبي الحسن علي بن أحمد الواحدي. الوسيط في تفسير القرآن الكريم المجيد. دار الكتب العلمية، بيروت - لبنان,.

عاشور, محمد الطاهر ابن. تفسيرالتحرير والتنويري. توين: دار ابن حزم.

يوسف القرضاوي. دور القيم ولأخلاق. القاهرة: متبة وهبة

Downloads

Published

2026-03-18

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/u886421367/domains/ejournal.merivamedia.com/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

Konsep Abbun dan Wālīdun Dalam Al-Qur’an: Korelasi dengan Pendidikan Karakter Anak. (2026). Ma’rifatuna: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(02), 96-109. https://ejournal.merivamedia.com/index.php/meriva/article/view/107